Warning: array_push() expects parameter 1 to be array, null given in /www/wwwroot/boyoun.cn/ddos.php on line 35
Tapiperintahperintahjembatan-boyoun-formwork pemasok untuk Bridge dan Viaduct

8618513399356

Blogs

Masalah keamanan umum dalam konstruksi jembatan

View:1451 Time:2025-01-13 17:32:54 Source:BOYOUN-Formwork Supplier for Bridge and Viaduct

Pembangunan jembatan merupakan proses yang sangat rumit, dan kelalaian apa pun dalam fase pembangunan dapat berpotensi mengakibatkan kecelakaan keselamatan yang parah. Masalah keamanan umum dalam pembangunan jembatan biasanya timbul selama penggalian lubang fondasi, pengebor tumpukan, konstruksi dermaga, pemasangan penopang dan topi, serta selama fase perakitan jembatan.

1. Penggalian lubang fondasi

Penggalian lubang fondasi adalah langkah pertama dalam pembangunan jembatan dan bagian penting untuk memastikan kualitas jembatan. Perlindungan yang tepat selama fase ini sangat penting. Langkah-langkah keamanan untuk perlindungan lubang adalah fokus utama penggalian lubang fondasi, karena mencegah runtuhnya tanah di sekitarnya. Dua masalah utama keamanan selama penggalian adalah penyusupan air dan penimbunan tanah bekas. Air yang berlebihan yang memasuki lubang dapat menyebabkan dinding tanah di sekitarnya mengendur dan runtuh, sehingga sistem penyaluran air hujan dan tindakan pengendalian air hujan harus dilaksanakan. Lokasi tanah yang dibuang harus dipilih dengan cermat, sehingga tidak boleh ditempatkan di dekat lubang kubur. Selain itu, penyingkiran batu-batu yang berbahaya dan memastikan jarak yang aman antara mesin penggali, dinding terowongan, dan personel yang tidak terkait juga merupakan pertimbangan keamanan yang penting.

2. Tahap pengeboran tiang

Metode pengeboran tumpukan mencakup tumpukan puing yang digali dan timbunan yang membosankan. Dewasa ini, gundukan jemputan lebih umum digunakan, karena menyingkirkan kebutuhan akan pendeteksian gas beracun dan menghindari pengoperasian ledakan yang dapat menimbulkan risiko keselamatan, yang umum dilakukan dalam metode penggalian manual. Akan tetapi, sewaktu menggunakan tiang penyangga, risiko seperti lubang runtuh dan kerangkeng terapung perlu dipantau. Kualitas tumpukan itu sendiri secara langsung mempengaruhi kualitas keseluruhan dari jembatan#39; sub-struktur s. Isu seperti penyebaran beton yang buruk, penimbunan ketidaksejawatan, penyumbatan pipa, dan penimbunan kerusakan dapat mengakibatkan problem keselamatan bangunan.

3. Tahap konstruksi dermaga

Konstruksi dermaga adalah salah satu fase yang paling berbahaya dalam pekerjaan substruktur jembatan, khususnya sewaktu membangun pilar-pilar yang sangat tinggi, seperti dermaga yang lentur. Tahap ini membutuhkan perancah yang luas dan pekerjaan pada ketinggian yang signifikan. Pemasangan perancah dan jaring pengaman pada ketinggian yang tepat harus dipastikan sesuai dengan standar dan persyaratan manajemen konstruksi. Runtuhnya perancah dapat menyebabkan bencana kecelakaan keselamatan. Selain itu, kondisi cuaca harus dipertimbangkan selama bekerja di ketinggian, dan pekerjaan hendaknya dihindari selama hujan atau salju. Setelah cuaca buruk, perancah dan jaring pengaman harus diperiksa dan diperbaiki untuk memastikan mereka aman sebelum melanjutkan pekerjaan.

4. Girders, topi, dan tahap perakitan jembatan

Selama perakitan dan pemasangan girder dan topi, pembagian kerja yang jelas harus ditetapkan dan efektif di tempat organisasi harus ditempatkan. Selain itu, perhatian yang cermat harus diberikan untuk pemasangan perancah. Pemilihan peralatan angkat yang tepat sangat penting untuk menghindari kecelakaan yang disebabkan oleh kapasitas muatan burung jenjang atau jenjang gantry yang tidak cukup, yang dapat mengakibatkan runtuhnya penopang atau penutup. Jatuhnya penopang dan penutup dapat mengakibatkan kerusakan yang parah pada pilar dan fondasi jembatan. Sebelum menggunakan peralatan angkat, sangatlah penting untuk memeriksa keamanan kawat baja, karena kabel yang rusak adalah risiko keselamatan umum lainnya selama pembangunan.

kesimpulan

Pembangunan jembatan sangat rumit, dan kesalahan apa pun dalam berbagai tahap dapat mengakibatkan kecelakaan keselamatan yang serius. Isu-isu umum sering muncul dalam penggalian lubang fondasi, pengeboran tumpukan, konstruksi dermaga, girder dan instalasi penutup, serta fabel perakitan jembatan. Selama penggalian, ada risiko - risiko seperti runtuhnya, penimbunan air, dan pembuangan tanah yang tidak patut; Proses pengeboran dengan waswasitas, sementara yang aman, masih menimbulkan risiko seperti ambrukan lubang; Konstruksi dermaga membutuhkan perhatian yang cermat untuk perancah dan pemasangan jaring pengaman, khususnya untuk pekerjaan ketinggian; Dan selama fase girder dan cap, koordinasi personil yang tepat dan pemeriksaan peralatan angkat sangat penting untuk mencegah kecelakaan. Artikel berikut akan mengkaji lebih dalam metode konstruksi jembatan yang aman untuk memperkuat langkah-langkah keamanan. Pembangunan jembatan adalah masalah yang serius — marilah kita bekerja sama untuk memastikan bahwa setiap jembatan sestabil batu!

 


Related news

Tetap berhubungan

Departemen internasional: kamar 2507-2508, menara C of Wanda Plaza, distrik Tongzhou, Beijing 101118, cina.

+86-13021287080

info@boyoun.cn

© Copyright 2020 Shandong Boyoun Heavy Industries Co, LTD. Desain oleh BontopBlog